Aksesibilitas fisik di fasilitas publik merupakan indikator utama dari kemajuan sebuah kota dalam menghargai martabat manusianya. Di wilayah Serang, PRSI melakukan terobosan dengan menginisiasi pembangunan fasilitas ramp pada sejumlah pusat kesehatan masyarakat dan klinik satelit. Pembangunan bidang miring ini bertujuan untuk mempermudah mobilitas bagi pengguna kursi roda, pengguna kruk, hingga orang tua yang menggunakan kereta bayi. Langkah ini diambil karena masih banyak gedung layanan kesehatan yang hanya menyediakan tangga tinggi sebagai akses utama, yang secara tidak langsung mengucilkan mereka yang memiliki keterbatasan fisik.
Penyediaan akses yang ramah bagi lansia menjadi prioritas utama mengingat kelompok usia ini seringkali mengalami penurunan kekuatan fisik dan keseimbangan. Tangga yang curam seringkali menjadi momok menakutkan bagi kakek dan nenek yang ingin melakukan kontrol kesehatan rutin. Dengan adanya jalur khusus yang landai dan dilengkapi dengan pegangan tangan yang kokoh, para orang tua dapat mengakses layanan kesehatan dengan lebih mandiri tanpa perlu selalu digendong atau diangkat oleh petugas. Hal ini bukan hanya soal kemudahan fisik, tetapi juga soal menjaga kemandirian dan harga diri para lansia di usia senja mereka.
Bagi komunitas difabel, keberadaan infrastruktur yang inklusif di setiap faskes adalah sebuah keharusan, bukan sekadar pilihan tambahan. Selama bertahun-tahun, banyak penyandang disabilitas fisik merasa enggan datang ke fasilitas kesehatan karena kendala arsitektural yang menyulitkan mereka masuk ke ruang periksa. PRSI Serang berkomitmen untuk mengubah paradigma tersebut dengan memastikan setiap renovasi atau pembangunan baru selalu melibatkan standar aksesibilitas internasional. Pembangunan ramp ini dirancang dengan kemiringan yang tepat, tidak terlalu curam, dan menggunakan material permukaan yang tidak licin guna menjamin keamanan maksimal bagi para penggunanya.
Keamanan dan faktor nyaman dalam mengakses layanan publik adalah hak dasar warga negara. Bayangkan seorang pasien yang sedang dalam kondisi lemah namun harus menaiki anak tangga yang tinggi untuk mencapai meja pendaftaran; hal ini tentu sangat tidak manusiawi. Dengan perbaikan infrastruktur yang dilakukan secara masif di wilayah Serang ini, diharapkan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan meningkat secara drastis. Fasilitas yang baik akan membuat pasien merasa lebih rileks, yang secara psikologis juga membantu proses penyembuhan mereka. Lingkungan yang mendukung adalah bagian dari pengobatan itu sendiri.